Detail Cantuman
Text
Bia dan kapak batu
Paskalina, Kosmas, dan Urbanus lahir di tengah pergeseran budaya tanah Papua. Saat tumang sagu dan ikan digantikan oleh kantong beras dan mi instan. Saat patung-patung sakral sudah bernilai mata uang. Saat busung lapar dan sarampa merenggut nyawa anak-anak kampung. Orang-orang berkulit terang datang membawa pandangan baru bagi Paskalina dan Kosmas. Karena beranggapan bahwa mereka jauh tertinggal, Paskalina dan Kosmas merasa harus berlari mengejar para pendatang. Namun, berbeda dengan kedua kawannya, Urbanus justru memilih tinggal di kampung. Saat Kosmas terbang ke ibu kota dan Urbanus berdiam merawat tradisi, Paskalina justru memilih jalan lain untuk melawan takdirnya sendiri. Apakah pilihan hidup mereka mampu membuat mereka bertahan menjadi tuan di tanah sendiri?
Ketersediaan
| 4567 | 899.221 Int b | 8-29 | Sedang Dipinjam (Jatuh tempo pada2026-02-09) |
Informasi Detail
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
899.221 Int b
|
| Penerbit | Gramedia Pustaka Utama : Jakarta., 2025 |
| Deskripsi Fisik |
266 hlm; 20 cm
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
978-602-06-8537-3
|
| Klasifikasi |
899.221
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subjek | |
| Info Detail Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Intan Andaru
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






