Image of Bukan cinta monyet

Text

Bukan cinta monyet



“Kalau aku suka sama side, gimana?” ucap Indar tiba-tiba. “Bukan rasa suka sebagai kakak atau adik, apa lagi sekadar teman. Aku menyukai side layaknya sebagai gadis.”
***
Lika tak habis pikir bagaimana siswa yang beberapa tahun lebih muda dibanding dirinya bisa mengatakan tidak suka punya hubungan pelatih dan siswa, kakak dan adik, apa lagi sekadar teman.
Kala Indar mengungkapkan perasaannya, Lika menganggap remaja itu terkena demam cinta monyet. Demam yang cepat reda seiring berlalunya waktu dan bergantinya tempat. Namun, sekian tahun kemudian, mantan muridnya ini bahkan berencana memaling—mencuri—Lika.

***

Indar tahu bahwa kebahagiaan keluarganya, ayah dan ibunya dibangun dari pondasi yang rapuh. Demi mendapatkan sang idaman, ayahnya menempuh cara licik. Maka, Indar bertekad memperjuangkan apa yang ingin hatinya miliki secara adil dan benar. Namun, semua berubah saat gadis yang disukainya mengatakan akan menikah, dengan orang yang tak disangka-sangka pula. Ia tak bisa membiarkan diri hanyut dalam rasa bersalah karena membiarkan kehancuran itu datang begitu saja. Indar harus mengambil tindakan. Tindakan yang kemungkinan besar tidak adil dan salah. Namun, jika tidak dilakukan, akan lebih banyak hati yang disakiti. Lelaki itu dalam dilema.


Ketersediaan

4165899.221 Pur b8-28Tersedia

Informasi Detail

Judul Seri
-
No. Panggil
899.221 Pur b
Penerbit Laksana : Yogyakarta.,
Deskripsi Fisik
348 hlm;14 x 20 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-407-423-4
Klasifikasi
899.221
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaDetail XMLKutip ini