Image of Wayahe Ngopi 2

Text

Wayahe Ngopi 2



Perihal ilmunya, buku ini memiliki karakter yang berbeda dengan buku sebelumnya, Wayahe Ngopi 1. Buku ini lebih teoritik, bahkan akademik, meski di banyak bagiannya teruntai refleksi-refleksi mendalam sebagai jabaran dan keterangan elaboratif khas personal-penulis terhadap tokoh-tokoh tasawuf dan teori-teori yang sedang didedahkan.
Mungkin saja Anda bisa mendapatkan pelbagai teori tasawuf dari khazanah lain, tetapi saya sungguh ingin mengatakan kepada Anda bahwa saya “merasa” pada bagian refleksi-refleksinya itulah momen-momen puitis dalam buku ini yang seyogianya Anda masuki, resapi, dan nikmati dengan pelan demi pelan sebagaimana saya menikmati lezat roti croissant itu. Sebagai misal, di bagian “meruntuhkan ilmu, lalu terus belajar dan berilmu”, bahwa “ilmu sebelum diruntuhkan dan setelah diruntuhkan memiliki 'cita rasa' yang tak sama”, begitu pun ihwal “rasa-perasaan sebagai timbangan”, saya kira Anda mesti membacanya dengan nikmat pelan demi pelan. Semoga Anda bisa seturut dikaruniai merasakan “rasa tidak tahu” dalam buku ini, suatu mafhum “tidak tahu” yang bersumber dari dzauq, rasa “tidak tahu” yang nikmat.


Ketersediaan

7276297 Tri w2NTersedia

Informasi Detail

Judul Seri
-
No. Panggil
297 Tri w
Penerbit DIVA Press : Yogyakarta.,
Deskripsi Fisik
262 hal; 14x20cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
9786232936492
Klasifikasi
297
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cet. 1
Subjek
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaDetail XMLKutip ini