Image of Cinta Farel

Text

Cinta Farel



Canan harus menyesali semua perilakunya yang tak menghargai kehadiran Farel selama ini.
"Jangan pergi dulu Farel, seni seviyorum (aku cinta kamu)!"
"Canan ... ozur dilerim (maafkan aku)..."

Klik!
Telepon mati. Canan menjerit histeris. Hatinya hancur.
Semua telah terlambat.

"Kolay gelsin...( semoga dimudahkan). Doaku tak akan pernah putus dan selesai untukmu Farel>"

Persahabatan memang beda tipis sekali dengan percintaan. Canan tak lagi menyesali, namun menerima ikhlas semua keputusan cinta kasih Farel yang dirasanya tetap utuh, meski mereka kini telah terpisah ruang, jarak dan waktu.


Ketersediaan

0028899.221 Kee c8-8Tersedia

Informasi Detail

Judul Seri
-
No. Panggil
899.221 Kee c
Penerbit Euthenia : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
150 hlm.; 13 x 19 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-398-007-9
Klasifikasi
899.221
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
cet. 1
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaDetail XMLKutip ini